Wenger Kecam Lini Belakang Arsenal

Arsenal Kalah Lagi

Football5Star.com, Indonesia – Arsenal kembali gagal menangguk kemenangan tandang. Bertamu ke kandang Swansea City, Rabu (31/1/2018), anak-anak asuh Arsene Wenger takluk 1-3. Itu untuk kali kelima secara beruntun The Gunners tak menang di kandang lawan di berbagai ajang.

Menyangkut kekalahan di Stadion Liberty, Wenger mengecam keras performa lini belakang yang amburadul. Pasalnya, ketiga gol The Swans terjadi gara-gara kesalahan yang dilakukan para penggawa di lini itu. Bahkan, gol kedua terjadi karena blunder kiper Petr Cech saat coba membuang bola yang disodorkan Shkodran Mustafi.

Sam Clucas mencetak gol Swansea City ke gawang Arsenal.
standard.co.uk

“Saya merasa kami tampil sangat buruk dalam bertahan dan membuat kesalahan-kesalahan besar. Tolong, lebih baik kita tak bicara soal gol kedua dan ketiga,” keluh Wenger usai laga seperti dikutip London Evening Standard. “Swansea tajam, disiplin, dan lapar kemenangan. Sudah begitu, saya yakin kami juga tak cukup baik. Kami tak cukup disiplin.”

Kekecewaan pria asal Prancis tersebut sangat beralasan. Sejak awal pertandingan, berkali-kali pemain Swansea berhasil lolos dari pengawasan lini belakang The Gunners. Itu akhirnya berbuah gol pertama dari Sam Clucas yang menyamakan kedudukan. Menerima umpan terobosan Alfie Mawson, dia lepas dari kawalan Granit Xhaka.

Gol kedua lebih parah. Berawal dari sodoran bola Mustafi, Cech tak mampu membuang bola dengan baik. Bola yang tak sempurna ditendang kiper asal Rep. Cheska itu mampir di kaki Jordan Ayew yang lantas meneruskannya ke gawang Arsenal.

Sementara itu, pada gol ketiga, lagi-lagi para penggawa lini belakang Arsenal lengah mengawasi pergerakan Clucas. Pemain berumur 27 tahun itu mampu menyelinap di antara kerumunan pemain saat terjadi kemelut di mulut gawang Cech yang diawali kegagalan Mustafi menghentikan pergerakan Ayew.

Ini kekalahan keenam The Gunners di kandang lawan di Premier League musim ini. Wenger menilai, kekalahan-kekalahan tersebut kini berpengaruh besar terhadap kepercayaan diri skuatnya saat menjalani laga tandang. Khusus kekalahan dari The Swans, dia mengaku sangat sulit menemukan penjelasan rasional di balik performa anak-anak asuhnya.

Comments are closed.