Wenger Salut dengan Aksi Solidaritas Insan Sepakbola

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, menyatakan merespons positif sikap solidaritas insan sepakbola dalam menyikapi tragedi teror yang menimpa Paris, Prancis.

Jumat (13/11) lalu, terjadi beberapa insiden penembakan dan peledakan bom di Paris yang merenggut sedikitnya 129 korban jiwa dan sebagian lainnya luka-luka.

Parahnya, insiden tersebut bahkan terjadi di luar Stadion Stade de France, tempat digelarnya laga persahabatan antara Prancis kontra Jerman.

Tragedi tersebut membuat dunia sepakbola seketika bersatu. Ambil contoh saat suporter timnas Inggris yang kompak menyanyikan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise saat laga persahabatan antara Inggris vs Prancis yang berlangsung di Wembley, London, Selasa (17/11) lalu.

“Dunia sepak bola telah menunjukkan sikap persatuan dan kebersamaan. Setelah kejadian tersebut, Anda selalu berpikir, apakah Anda akan terus bermain atau Anda ingin menghentikannya?” ujar Wenger.

“Inggris menunjukkan kelasnya. Bagian atas Stadion Wembley dalam balutan warna bendera Prancis. Inggris mirip seperti Prancis, negara yang toleran dan murah hati,” kata Wenger.

Rasa solidaritas itu belum berhenti. Ketua Eksekutif Premier League, Richard Scudamore, memerintahkan agar seluruh laga Premier League pekan ini diawali dengan memutar lagu La Marseillaise.

Hal ini dilakukan lantaran kedua belah pihak memiliki hubungan yang erat sejak lama. Musim ini saja, Prancis menjadi negara penyumbang pemain terbanyak kedua di Premier League setelah Inggris.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More