Wenger Sarankan FFP Dihapus

Football5star.com, Indonesia – Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengaku sudah tidak percaya bahwa Financial Fair Play (FFP) merupakan alat yang tepat untuk mengontrol keuangan klub. Ia bahkan setuju jika peraturan tersebut dihapus karena dinilai tidak berguna.

FIFA menerapkan FFP dengan tujuan agar klub-klub kaya Eropa tidak bisa sembarangan mengacak-acak pasar bursa transfer. Kenyataannya, masih banyak klub yang berani melanggar peraturan tersebut.

Paris Saint-Germain bahkan menemukan cara untuk mengakali FFP ketika merekrut Neymar dengan harga 220 juta Euro dari Barcelona dan meminjam Kylian Mbappe dari AS Monaco.

Wenger menilai bahwa investasi besar memang merupakan cara terbaik bagi Premier League untuk mempertahankan status sebagai liga terbaik dunia. Namun, ia merasa peraturan FFP sudah tidak lagi dihormati seperti yang seharusnya.

“Ini mungkin baru awal dari investasi besar-besaran dalam sepak bola. Olahraga ini telah menjadi yang terbesar di dunia,” tutur Wenger seperti yang dikutip Guardian.

“Kita perlu bertanya, apakah kita harus membuka pintu selebar-lebarnya bagi investasi? Saat ini, sepertinya kita telah menciptakan peraturan yang tidak dihormati. Tidak ada yang lebih buruk dari situasi seperti ini,” ujar dirinya.

Sosok berusia 67 tahun tersebut bahkan menyarankan agar FFP dihapus jika semakin banyak klub yang bisa mengakali peraturan di masa mendatang.

“Ada banyak cara legal untuk menghindari peraturan tersebut. Apakah saat ini saya percaya bahwa peraturan yang dibuat sudah cukup kuat untuk dihormati? Saya tidak yakin,” kata Wenger.

Comments
Loading...