Wilfried Zaha: Manchester United Mempersiapkan Saya untuk Gagal!

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain Manchester United, Wilfried Zaha mengungkapkan kondisi tak mengenakkan saat ia masih bermain di Old Trafford. Zaha bahkan mengatakan bahwa ia hampir mengalami rasa depresi.

“Di sana itu bagi saya adalah tempat yang tepat namun di waktu yang salah. Saya melihat ke belakang dan berpikir tidak ada lagi yang benar-benar bisa saya lakukan,” kata Zaha seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Jumat (12/2/2021).

David Seaman Wilfried Zaha Bisa Gantikan Peran Oezil

“Selama periode itu, orang-orang bertanya apakah saya menyesal. tetapi saya menjawab tidak. Itu adalah kurva pembelajaran, itu membuat saya lebih kuat secara mental,” tambah Zaha.

“Saya senang bisa pergi ke sana dan itu menjadikan saya saat ini,” tegas pemain Crystal Palace tersebut.

Menurut Zaha, sebenanya ia sempat ingin langsung menerima tawaran dari Palace. Namun pelatih United saat itu, David Moyes menentang rencana tersebut.

“Saya mencoba untuk kembali dengan status pinjaman dari Palace dan kemudian David Moyes tidak mengizinkan saya. Saya tidak tahu apa alasannya dan kemudian mereka mengirimkan saya ke Cardiff,”

:Saya pergi ke sana dan saya bersembunyi di balik bayangan saya. Di sana saya tidak berbicara kepada siapapun,” kenang Zaha.

Di Cardiff, Zaha tak bisa berbuat banyak saat klub itu terdegradasi. Ia pun kemudian ditarik pulang ke Old Trafford saat Louis van Gaal menjadi pelatih.

“Jadi saya pergi ke sana hanya untuk menambah degradasi ke CV saya. Saya kembali ke United, dan van Gaal jadi pelatih. Saat itu dia memberi saya dua pilihan, menjadi bek sayap atau striker,”

“Posisi itu adalah posisi yang belum pernah saya mainkan. Jadi sepertinya saya disiapkan untuk gagal di sana. Ini seperti kembali ke zaman David Moyes dan saya hancur,”

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More