Willy Caballero Dapat Ancaman Pembunuhan Gegara Blunder di Piala Dunia 2018

Football5Star.com, Indonesia – Kiper Chelsea, Willy Caballero, mengungkapkan bahwa dia pernah mendapatkan ancaman pembunuhan setelah melakukan blunder di Piala Dunia 2018. Blunder itu terjadi pada laga Argentina vs Kroasia di babak grup.

Pada laga itu, Caballero, melakukan blunder pada gol pertama pada menit ke-53 setelah gagal memberi umpan sempurna dan berhasil dipotong oleh Ante Rebic.

“Blunder untuk gol Kroasia itu, saya berniat untuk melambungkannya dan memberikannya kepada Toto Salvio, tapi saya gagal. Bola memiliki efek yang tidak terduga dan itu jatuh pada Rebic. Saya tidak pernah menendang bola seperti itu selama hidup saya,” ucap Caballero seperti dilansir Football5Star.com dari TNT Sports.

Blunder itu membuat Caballero tidak tenang dan banyak mendapatkan pesan yang ekstrem, termasuk ancaman pembunuhan.

“Saya ingin melambungkan bola itu dan menendangnya jauh ke depan karena penyerang lawan datang. Sehari setelah kejadian itu, semua orang memiliki nomor saya. Saya tidak punya ketenangan. Pesan yang sangat ekstrem dikirimkan ke saya, termasuk ancaman pembunuhan. Dan mereka membuat saya memikirkan keluarga dan masa depan saya,” kata Caballero.

Setelah kejadian itu, Caballero belum pernah lagi bermain bersama Argentina. Padahal dia ingin membuktikan sekali lagi.

“Saya ingin satu kesempatan lagi untuk bermain dan membela diri, tetapi saya mengerti keputusan Jorge (Sampaoli). Lagipula, Franco (Armani) datang dan bermain dengan sangat baik,” ujar Willy Caballero.

Pada laga itu, Argentina harus kalah dengan skor 3-0.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More