Witan Sulaiman Cerita Selama Diasuh Shin Tae-yong

Football5Star.com, Indonesia – Pemain bintang Timnas U-19 Indonesia, Witan Sulaiman, mulai merasakan efek latihan di bawah Shin Tae-yong. Selama di Kroasia, dia mendapatkan banyak pelajaran yang cukup berharga.

Seperti diketahui, Witan menjadi salah satu pemain yang bersinar bersama Garuda Muda dalam menjalani tujuh laga di Kroasia. Teranyar, dia sukses jadi bintang kemenangan Timnas U-19 atas Dinamo Zagreb.

Beberapa partai di Kroasia serta gemblengan dari Shin Tae-yong mematangkan caranya bermain. Witan Sulaiman mengaku kalau hal ini sangat berharga untuk kariernya sebagai pesepak bola ke depan.

Witan Sulaiman Akui Shin Tae-yong Beri Efek dalam Kariernya Pelatih Fisik Timnas U-19 Dapat Apresiasi Asoasiasi Sepak Bola Korsel Shin Tae-yong Datangkan Analis Khusus Piala Dunia 2018 ke Timnas U-19 Jangan Bandingkan Metode Latihan Shin Tae-yong dan Luis Milla Pemain Eropa Ini Bicara Soal Latihan Keras yang Diterapkan Shin Tae-yong Football5Star.com, Indonesia - Pemain yang berkarier di Eropa, Witan Sulaiman, bicara soal latihan keras yang diterapkan Shin Tae-yong di Timnas U-19 Indonesia. Dia bilang kalau hal itu bukan merupakan suatu hal yang memberatkan karena demi fisik pemain juga. Seperti diketahui, Shin Tae-yong memang selalu memberikan porsi latihan tiga kali sehari kepada para pemainnya. Selama di Kroasia, pemain melahap latihan pagi pukul 10.30 lalu latihan sore pukul 16.00 dan malam pukul 21.00 waktu setempat. Berbagai materi latihan diberikan tim pelatih kepada pemain timnas U-19 seperti fisik, teknik, peningkatan mental dan lain-lain. Hasilnya, pasukannya mengalami perkembangan yang signifikan. "Kalau materi latihan kita di sini (Kroasia), latihan tiga kali. Setiap pagi kita lari untuk kembalikan stamina kita lagi seperti yang di Indonesia," kata Witan Sulaiman dalam rilisnya. Pemain FK Radnik Surdulica itu menyebut kalau Shin Tae-yong memang sengaja menggeber pasukannya demi meningkatkan stamina tim. Dia dan rekan-rekannya di Timnas U-19 Indonesia mengaku tak terlalu masalah dengan cara yang dilakukan Shin Tae-yong. "Selama di Kroasia ini, tim pelatih memberikan materi latihan agar stamina semakin bagus," sambung dia. Demikian pula dengan adaptasi cuaca. Saat pertama kali tiba di Kroasia memang sangat terasa perbedaannya, terutama soal waktu Indonesia dan Kroasia. Tapi pasukan Shin Tae-yong perlahan mulai terbiasa. "Tapi tim pelatih sudah bisa mengatur untuk para pemain. Jadi kita adaptasinya sekarang sudah mulai membaik, dan sekarang sudah kembali seperti biasa lagi," tutup Witan Sulaiman. Shin Tae-yong Senang Sikap Timnas U-19 Meski Latihan Pagi, Siang, dan Malam

“Kami di sini banyak menit bermain dan pengalaman bertandingan. Itu sangat berharga buat karier saya ke depan. Bagaimana untuk melawan tim-tim asal Eropa di Piala Dunia U-20 2021 nanti. Jadi, pengalaman ini sangat berharga,” ungkap Witan Sulaeman dinukil dari PSSI TV.

Pemain FK Radnik Surdulica itu jua bicara soal formasi 4-4-2 yang diusung oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut. Meski ini baru, tapi Witan Sulaiman mengaku kalau mulai beradaptasi dengan keinginan Shin Tae-yong.

“Kalau formasi setiap pelatih punya gaya berbeda-beda. Namun, sebagai pemain kami harus profesional dan menyesuaikan diri ke setiap pelatih,” tutup lulusan Diklat Ragunan itu.

Timnas U-19 sendiri menjalani tujuh pertandingan selama di Kroasia dan hanya berhasil raih dua kemenangan, dua imbang, serta tiga kekalahan. Total Witan Sulaiman cs mencetak delapan gol dan kejebolan sebanyak 16 gol dari tujuh pertandingan tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More