Wolfgang Pikal: Naturalisasi Menyakiti Hati Orang Indonesia!

Football5star.com, Indonesia – Mantan asisten pelatih timnas Indonesia, Wolfgang Pikal mengaku tak setuju dengan wacana naturalisasi pemain Brasil yang saat ini tengah menyorot perhatian publik sepak bola Indonesia.

Menurut Pikal saat dihubungi Football5star.com, Jumat (21/8/2020) wacana tersebut sangat menyakiti perasaan orang Indonesia. Ditambahkan Pikal, wacana ini hanya rencana jangka pendek dan tidak akan memajukan kualitas sepak bola nasional.

Pemain yang Latihan di Persija Sempat Perkuat Klub Antah Berantah

“Saya tidak setuju dengan banyak pemain naturalisasi seperti ini. Mereka tidak pernah main minimal 5 tahun di Indonesia, tidak memiliki keturunan Indonesia. Hal itu menyakiti hati orang Indonesia,” ucap mantan pelatih Persebaya tersebut.

“Ini cuma pikiran jangka pendek. Untuk memajukan sepak bola Indonesia butuh banyak hal tidak seperti itu. Seperti pembangunan pembinaan pemain usia muda, pelatihan pelatih, dan memperbaiki kualitas kompetisi,” tambahnya.

Pikal menyebut bahwa kondisi sepak bola nasional hanya bisa diperbaiki dengan program jangka panjang yang berkesinambungan. Semua stackholder menurut Pikal harus dimaksimalkan untuk bisa membuat sepak bola Indonesia lebih baik dari kondisi saat ini.

“Yang lebih utama adalah rencana jangka panjang untuk sepak bola Indonesia. Jika rencana jangka panjang dilakukan, fans dan pencinta sepak bola Indonesia bisa jadi bangsa yang memiliki pemain berbakat, anak bangsa Indonesia,” kata Pikal.

Wacana naturalisasi pemain asing asal Brasil jadi perhatian insan sepak bola nasional. Sebelumnya lima pemain muda Brasil mendadak bergabung ke klub Liga 1 2020. Pelatih Persija, Sérgio Farias menyebut dua pemain Brasil yang saat ini bergabung latihan dengan skuat Macan Kemayoran adalah bagian dari program PSSI.

Pihak PSSI sendiri lewat Direktur Teknik timnas, Indra Sjafri membantah wacana tersebut. Menurut Indra, hadirnya lima pemain Brasil itu tak ada kaitannya dengan PSSI dan urusan internal klub. Namun, di media sosial tersebar paparan ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan terkait program PSSI menyosong Piala Dunia U-20, salah satunya soal naturalisasi pemain asing.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More