Xhaka Akui Kesulitan Irlandia Utara Tak Bermain Menekan

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Timnas Swiss, Granit Xhaka, mengaku kesulitan saat menghadapi Timnas Irlandia Utara pada babak play-off Piala Dunia 2018 di Stadion Windsor Park, Jumat (10/11/2017). Kesulitan itu menurutnya karena pasukan Michael O’Neill tak bermain menekan.

Kendati tampil di hadapan ribuan pendukungnya sendiri, Irlandia Utara justru bermain bertahan. Penguasaan bola sepenuhnya dikendalikan oleh Swiss dengan persentasi sebesar 67%. Selain itu, tuan rumah juga nyaris tak menciptakan peluang yang membahayakan gawang tim tamu.

fifa.com

Satu-satunya gol di laga tersebut diciptakan oleh bek sayap Swiss, Ricardo Rodriguez, melalui titik putih. Menurut Xhaka, ia senang dengan kemenangan tersebut dan bangga rekan-rekannya telah menunjukkan permainan agresif.

Selanjutnya, ia berharap Swiss mampu memanfaatkan gairah kemenangan tersebut pada pertemuan kedua yang berlangsung, Senin (13/11/2017), di kandang sendiri, Stadion St. Jakob Park.

“Bagian yang sulit adalah mereka tidak bermain menekan. Di bagian sayap kami harus sedikit lakukan hal yang lebih tepat. Dengan gairah ini kami harus bertindak di pertemuan kedua,” ujar Xhaka seusai pertandingan, Jumat (10/11/2017).

“Dukungan para fans ada di seluruh laga kualifikasi. Kami bangga bahwa kami telah menunjukkan karakter agresif. Kami melakukannya dengan baik, tidak pernah membiarkan sesuatu yang berbahaya mendekati gawang kami,” imbuh pemain Arsenal tersebut.

Comments
Loading...