Zinedine Zidane Ternyata Punya Rencana Seperti Pep Guardiola

Football5Star.com, Indonesia – Punya rekam jejak yang bagus sebagai pelatih, Zinedine Zidane ternyata punya rencana yang sama dengan Pep Guardiola. Seperti koleganya yang menangani Manchester City, pelatih Real Madrid itu tak ingin berlama-lama menjadi pelatih.

Zidane menilai pekerjaan sebagai pelatih sangat menguras energi. Atas dasar itu, dia tak mau mengikuti jejak Arsene Wenger, Sir Alex Ferguson atau Roy Hodgson yang puluhan tahun menjadi peramu taktik. Menurut dia, sangat mungkin karier kepelatihannya tak sepanjang kariernya sebagai pemain.

“Saya tak tahu. Saya tak punya rencana apa pun,” kata Zinedine Zidane soal kiprahnya sebagai pelatih seperti dikutip Football5Star.com dari Marca. “Hal yang memotivasi saya adalah pekerjaan dari hari ke hari.”

Zinedine Zidane menilai pekerjaan sebagai pelatih sangat menguras energi.
Getty Images

Lebih lanjut, Zidane mengungkapkan, “Saya pernah mengatakan, tak akan pernah menjadi pelatih. Namun, sekarang saya justru jadi pelatih. Itu pekerjaan yang sangat melelahkan. Kita lihat saja. Satu hal yang jelas, tidak akan berlangsung 20 tahun.”

Dalam pandangan Zidane, seorang pelatih membutuhkan lebih banyak energi dibanding seorang pemain. Secara pribadi, pria asal Prancis itu merasa punya kemampuan lebih baik sebagai pemain ketimbang pelatih.

“Tentu saja, sebagai pesepak bola, saya lebih baik. Sebagai pemain, bagus, tapi memang ada beberapa yang lebih baik,” ujar Zidane lagi.

Pandangan Zidane sama persis dengan pendapat Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu berkali-kali menegaskan tak akan berlama-lama jadi pelatih. Dia salut kepada para pelatih senior seperti Hodgson, tapi tak ingin mengikuti jejak mereka.

Zidane Bertangan Dingin

Zinedine Zidane sudah meraih tiga trofi Liga Champions sebagai pelatih.
570news.com

Zidane mengawali kiprahnya sebagai pelatih di tim junior Real Madrid. Pada Januari 2016, dia diangkat sebagai pelatih tim senior Los Blancos. Namun, setelah memberikan tiga gelar juara Liga Champions, dia mundur pada akhir musim 2017-18.

Tak lama menganggur, Zidane kembali ke Santiago Bernabeu pada Maret 2019. Tangan dinginnya kembali terlihat musim 2019-20. Dia membawa Los Blancos menjuarai Piala Super Spanyol dengan mengalahkan Atletico Madrid pada final.

Kiprah Real Madrid bersama Zinedine Zidane musim ini pun masih terbilang baik. Mereka masih bersaing ketat dengan Barcelona dalam perburuan juara LaLiga. Adapun di Liga Champions, mereka masih punya peluang juara meskipun kalah 1-2 pada leg I babak 16-besar dari Manchester City.